Xenia Ditargetkan Laku 5.000 Unit per Bulan

Hingga tahun ke-10 sejak rilis perdana di 2004, Daihatsu berhasil mencatatkan penjualan Xenia sebanyak 450 ribu unit di pasar domestik.

DI tengah persaingan yang kian ketat di pasar mobil kelas low multi-purpose vehicle (MPV), manajemen Daihatsu optimistis mampu mempertahankan posisi Daihatsu Xenia sebagai salah satu pilihan favorit konsumen.
Meski harus bersaing dengan saudara kembarnya, yakni Toyota Avanza, dan merek lain seperti Suzuki Ertiga, Chevrolet Spin, Mazda VX1 dan yang paling baru Honda Mobilio, Daihatsu berani mematok target penjualan stabil di kisaran 5.000 unit per bulan.

“Selama ini Xenia menempati penjualan nomor dua untuk segmen low MPV setelah Avanza. Di tengah kompetisi yang kian ketat, kami optimistis akan tetap seperti itu,“ ujar Marketing and Customer Service Division Head PT Astra International Tbk Daihatsu Sales Operation (AIDSO) Hendrayadi Lastiyoso dalam siaran pers di Jakarta, kemarin.
Meski perang harga membuat pasar mobil kelas itu cukup ketat, pihaknya yakin mampu memaksimalkan layanan purnajual dan ja ringan Daihatsu di seluruh Indonesia yang saat ini menjadi 196 gerai.

“Target penjualan Xenia sekitar 4.500-5.000 unit per bulan,“ sebut Hendrayadi.
Angka tersebut tidak terlalu berubah dari target sebelumnya. Hal itu, imbuhnya, mengingat persaingan yang semakin ketat.

Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Rio Sanggau menambahkan, pada Januari sampai April 2014 ini, penjualan Xenia mencapai 16.956 unit.

“Persaingan di kelas low MPV makin ketat. Pesaing Xenia semakin banyak,“ kata dia.
Namun, kata Rio, Daihatsu akan terus berbenah, mulai memperkuat jaringan hingga menambah kekuatan sumber daya manusia seperti salesman dan bagian pelayanan. Promosi terkait dengan mobil sejuta umat itu juga akan kembali digencarkan. Namun, untuk Xenia terbaru atau Xenia facelift, Daihatsu belum mempersiapkannya.

“Secara total, pasar mobil low MPV tahun lalu sekitar 33% dari total pasar mobil nasional, sempat turun ke 31% karena ada mobil murah ramah lingkungan (LCGC). Tapi sekarang su dah kembali ke 33%,” papar Rio.
Hingga tahun ke-10 sejak rilis perdana di 2004, Daihatsu berhasil mencatatkan penjualan Xenia sebanyak 450 ribu unit di pasar domestik.

Naik 21,9% Pada kuartal I 2014, Daihatsu mencatatkan penjualan total (wholesale) sebesar 51.448 unit. Angka penjualan tersebut meningkat 21,9 % ketimbang periode yang sama 2013 lalu sebesar 42.197 unit. Pencapaian penjualan Daihatsu di kuartal ini ditopang tiga kontributor utama, yakni Gran Max, Xenia, dan Ayla. Gran Max mencatatkan kontribusi sebesar 32,5% atau mencapai penjualan 16.726 unit.

Sekilas info : Bagi anda yang tertarik sewa mobil Xenia di Pekanbaru bisa menghubungi kami.

“Daihatsu All New Xenia terjual sebanyak 13.413 unit atau berkontribusi sebesar 26,1%. Di posisi ketiga low cost green car (LCGC) Daihatsu Ayla berkontribusi sebesar 11,1% atau menjual 5.734 unit,“ kata Rio.
Sementara itu, salam rangka perayaan 10 tahun Xenia, Daihatsu menggelar program kedua bertajuk Kejar Kejutan Xenia selama Mei 2014.

Program tersebut hanya boleh diikuti keluarga pemilik Xenia yang diadakan di 10 kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Pontianak, Banjarmasin, dan Makassar. (Ant/E-5) – Media Indonesia, 10/05/2014 Halaman : 18

This entry was posted in Otomotif and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *