Rekayasa Bisnis Toyota

SDM yang andal akan mendukung Indonesia untuk tampil sebagai negara produsen yang diperhitungkan di dunia. Menjelang pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai akhir 2015, Toyota Indonesia melakukan rekayasa bisnis. Sejumlah persiapan pun dilakukan, antara lain dalam hal biaya produk , pengiriman , dan sumber daya manusia (SDM).

Direktur Korporat dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia I Made Dana Tangkas mengungkapkan Toyota menganggarkan investasi Rp13 triliun hingga 2017. Dana itu dipersiapkan untuk produksi, penambahan fasilitas, dan pengembangan teknologi informasi dalam menghadapai MEA 2015.

“Berbagai tantangan harus kita hadapi, seperti pemain nasional menjadi global, percepatan dalam bisnis, ataupun pelayanan,“ ujar Made dalam acara Sarasehan Nasional 2014 bertajuk Meningkatkan Kemampuan Rekayasa Anak Bangsa di Gedung Pusat Robotika Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, kemarin.

Armada Gloria Rent Car yang sering digunakan dengan merek pabrikan Toyota adalah :
Rental Mobil Toyota AVanza Pekanbaru, Rental MObil Toyota Innova Pekanbaru, Sewa Mobil Toyota Fortuner Pekanbaru.

Thanks to TMII yang pernah menggunakan jasa sewa mobil kami rute Pekanbaru dan Kota Duri.

Menurut Made, integrasi ekonomi negara-negara ASEAN itu akan membuka pasar Indonesia. Maka dari itu, tidak hanya produk Indonesia yang harus kompetitif, SDM lokal juga harus bisa bersaing dengan SDM negara lain.
“SDM yang andal akan mendukung Indonesia untuk tampil sebagai negara produsen yang diperhitungkan di dunia, dan tidak lagi hanya dikenal sebagai pasar terbesar,“ paparnya.

Salah satu wujud komitmen peningkatan kualitas SDM, Toyota Indonesia melakukan donasi satu unit Toyota Fortuner kepada ITS guna mendukung kegiatan praktikum teknik. “Kami berupaya untuk bisa membantu peningkatan kualitas SDM dengan memperkenalkan teknologi di dunia otomotif sebagai salah satu industri yang akan langsung terkena dampak penerapan MEA,“ ujar Direktur Administrasi TMMIN Bob Azam.

Sebelumnya, Toyota Indonesia telah mendonasikan kendaraan utuh dan komponen kendaraan kepada lebih dari 60 sekolah menengah kejuruan teknik di seluruh Indonesia. Total nilai ekonomis dari program donasi kendaraan itu sekitar Rp3,6 miliar.Program T-TEP Langkah lain yang dilakukan Toyota Indonesia dalam mendukung pembangunan SDM Indonesia ialah melalui penyaluran beasiswa dan peningkatan peralatan praktik mulai untuk sekolah keterampilan sampai perguruan tinggi.Untuk tahun ajaran ini, sebanyak 25 mahasiswa ITS akan menerima beasiswa Yayasan Toyota dan Astra (YTA) dengan total nilai Rp180 juta.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Widyawati menambahkan, pihaknya juga melakukan program Toyota Technical Education Program (T-TEP) yang mendukung link & match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri melalui bantuan penyelarasan kurikulum, alat peraga, dan pelatihan untuk guru serta murid SMK otomotif.

“Program T-TEP merupakan suatu kebanggaan bagi Toyota karena mendapat kesempatan menjembatani institusi pendidikan dan industri otomotif serta berbagi teknologi terkini kepada institusi pendidikan sehingga mampu terus terdepan dalam penguasaan teknologi,“ tutur Widyawati. (E-6) Media Indonesia, 20/11/2014, halaman 19

This entry was posted in Otomotif and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *