Sudah 59 Kasus Illegal Logging Selesai di Polda Riau

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Provinsi Riau telah menyelesaikan 59 kasus ilegal logging yang terjadi sejak Januari hingga September 2013. Jumlah kasus ini merupakan 71 kasus yang masuk ke Polda Riau.

Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Pol YS Widodo, seperti dikutip Antara, Jumat(18/10) menyebutkan kasus kejahatan kehutanan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari masyarakat hingga perusahaan yang bekerja secara korporasi.

Kasus pertama dilaporkan oleh warga pada 18 Januari 2013 di Kabupaten Indragiri Hulu dengan terlapor sebuah perusahaan berinisial PT BBSI. Perusahaan tersebut diindikasi memiliki hasil hutan tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah.

Pada kasus tersebut, kepolisian telah menetapkan dua orang sebagai tersangka yakni KS dan RS serta menyita barang bukti berupa satu unit sinsaw dan satu unit sepeda motor.

Kasus lainnya yang telah melalui proses penyidikan yakni dilaporkan pada Februari 2013 di kawasan pelabuhan Temeran Dusun Sungai Daut, Desa Tameran, Kabupaten Bengkalis.

Dua tersangka masing-masing Hasim bin Hasan dan Nazri bin Idrus diamankan bersama sejumlah alat bukti berupa satu unit kapal pompong dan 56 tual kayu olahan.

Kemudian contoh kasus lainnya sesuai dengan data Ditreskrimsus Polda Riau dilaporkan pada awal Mei 2013 dengan tempat kejadian yang sama yakni di di kawasan pelabuhan Temeran Dusun Sungai Daut, Desa Tameran, Kabupaten Bengkalis.

Sejumlah kasus lainnya tersebar di sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Riau dengan jumlah tersangka mencapai puluhan.  Sumber ZamrudTv.com

Note: Patut kita acungkan jempol buat Polda Riau dengan prestasi yang menggembirakan dapat memberantas illegal logging di Provinsi Riau.

This entry was posted in Kriminal and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *