Gempa Kembali Goyang Aceh Besar

Gempa berkekuatan 5,6 skala Richter mengguncang Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam, Selasa (22/10). Tiga kecamatan di Kabupaten Pidie, terdampak gempa ini.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Selasa malam(22/10) menyebutkan ketiga kecamatan itu adalah Kecamatan Tangse, Mane, dan Geumpang.

Sampai Selasa malam, baru data dari Kecamatan Tangse yang masuk ke BNPB. Di Tangse ditemukan 1 korban tewas dengan nama Abubakar Rasyid (90), warga Dusun Alue Landing, Kecamatan Mane. Korban tewas diduga mendapat serangan jantung akibat gempa.

Korban luka adalah Naziatul Hikmah (16) yang mengalami patah kaki, dan Azirmi (45) yang mengalami luka di bagian kepala, keduanya warga Desa Neubok Badeuk. Keduanya sudah dirujuk ke rumah sakit Sigli.

Di Kecamatan Tangse juga terdata kerusakan terjadi pada 368 rumah, 9 masjid, 8 meunasah, 13 sekolah, 2 jembatan, 36 ruko, 1 pustu, dan 3 kantor.

“Belum ada verifikasi tingkat kerusakan, apakah rusak berat, rusak sedang, atau rusak ringan,” ujar Sutopo.

Ada 5 desa di Kecamatan Tangse yang mengalami kerusakan cukup parah. Kelima desa itu adalah Desa Lubok Badeuk, Pulo Kawa, Pulo Sunong, Keude Tangse, dan Blang Bungong. Belum ada data Mane dan Geumpang.

Upaya Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pidie saat ini adalah mendirikan tenda untuk tempat tinggal darurat warga, membagikan logistik, serta mendirikan posko dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Sumber: zamrudtv.com

Note: Semoga saudara kita di Aceh Besar dapat bersabar dan berserah diri kepada ALLAH SWT dengan musibah bencana alam gempa tersebut.

This entry was posted in Peristiwa & Informasi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *