Komunitas Adat Terpencil Tuntut Beasiswa ke DPRD Riau

Perwakilan Komunitas Adat Terpencil (KAT) dari Suku Petalangan menuntut DPRD Riau agar KAT juga mendapat beasiswa. Tuntutan itu disampaikan langsung kepada Ketua DPRD Riau Johar Firdaus.

Menurut perwakilan Suku Petalangan, suku asli Pelalawan, Hendi Congman, anak-anak Suku Petalangan sangat susah bersekolah karena orangtuanya tidak mampu. “Jika beasiswa juga diberikan kepada Komunitas Adat Terpencil, maka anak-anak kami yang tidak mampu ini bisa juga melanjutkan pendidikannya,” ujar Hendi.

Suku Sakai dari Siak juga menuntut beasiswa untuk anaknya yang kuliah di kedokteran salah satu Universitas Swasta di Riau. Ia mengaku kesulitan karena biaya kuliah anaknya per semester mencapai Rp 20 juta. Saat ini anaknya sudah semester tiga.

Ketua DPRD Riau Johar Firdaus saat menerima aspirasi Komunitas Adat Terpencil itu, Rabu(23/10) menyebutkan, tuntutan mereka soal beasiswa akan dibicarakan di DPRD Riau.

Sementara itu salah seorang anggota Komisi D Ilyas Labay menyatakan, KAT sulit memperoleh beasiswa dari dana APBD. Persoalannya terletak pada administrasi seperti akte kelahiran dan surat nikah juga tidak ada. Untuk bisa meujudkan perlu ada terobosan untuk membuatkan surat nikah dan akte kelahiran bagi anak-anak KAT.

Sumber : ZamrudTV.com

This entry was posted in Peristiwa & Informasi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *