Kampar: Kendaraan Di Jalan Lintas Tengah Antre

Kampar – Jalan lintas tengah yang menghubungkan Pekanbaru – Teluk Kuantan padat merayap. Pasalnya terdapat ratusan mobil terjebak antre untuk melewati akses yang sedang dibangun dan tak dapat dilalui dan terpaksa kendaraan melewati jembatan sementara yang ada disebelahnya.
Panjangnya antrean kendaraan untuk dapat melewati jembatan diperkirakan mencapai enam kilometer yang ada di wilayah Kebun Durian, Kampar, Senin (4/11)

Sekitar pukul 17:00 wib, kendaraan dari berbagai jenis terjebak macet, seperti truk, tronton, fuso, mini bus dan sedan. Antrean panjang dimulai dari persimpangan Gunung Sahilan, persis dekat lapangan sepakbola Kebun Durian hingga penghidupan.

Antrean panjang yang mencapai 20 kilometer ini, dikarenakan adanya perbaikan jembatan yang putus di wilayah Penghidupan. Akibatnya, sejumlah mobil yang tidak ingin antre dan ingin menuju Pekanbaru atau sebaliknya harus memilih jalan alternatif yang menghubungkan Kebun Durian – Bangkinang.

Dari pantauan Riau Pos, sekitar ruas jalan yang antre tersebut, mobil tidak bisa bergerak. Kalaupun beranjak, mobil tersebut merangkak sedikit demi sedikit. Untuk menjangkau Pekanbaru, apabila memanfaatkan jalan alternatif dibutuhkan waktu hampir 3 jam. Dipersimpangan Kebun Durian – Bangkinang, terlihat personil Polantas tengah standby mengatur antrian di ruas jalan itu.

“Panjang antrenya, terpaksa kita cari jalan alternatif ke arah Bangkinang. Kalaupun ikut antri, waktu akan lebih banyak terbuang, lebih baik kita cari jalan lain. Yang penting bisa berjalan,” kata Dasmar, salah satu warga asal Hulu Kuantan kepada Riau Pos, Senin kemarin.

Menurut warga lainnya, Robi lambannya pekerjaan pembangunan jembatan di wilayah ini merupakan penyebab terjadinya antrean panjang tersebut. Disamping itu, para pengantri juga tidak tertib. “Makanya bisa panjang antrinya,” katanya.

Sumber Media Cetak Riau Pos 5 November 2013, Halaman 23

This entry was posted in Transportasi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *